Ini Solusiku, Apa Solusimu?

Minggu, Januari 29, 2017

Bank BTN (PT. Bank Tabungan Negara (Persero)), sumber: google
Sudah dua tahun gue menjadi nasabah dari Bank BTN. Terhitung semenjak gue memutuskan untuk merantau walau pun masih di Jabodetabek. Hal tersebut bukan berarti gue harus pulang untuk meminta uang mingguan ke orang tua. Solusinya adalah, gue harus buka rekening. Mendaftarlah gue sebagai nasabah baru dari Bank BTN yang sudah berdiri sejak 1897 (sebagai Postpaarbank). Di akhir ketika mendaftar gue ditanyakan oleh customer service-nya, "Pake hp apa?"

"Android, mbak."

"Coba download aplikasi Bank BTN, yang warnanya kuning." Gue pun men-download aplikasi yang dimaksud oleh mbak customer service-nya. Selesai gue download, mbaknya meminta nomor handphone gue. Ternyata maksudnya tersebut agar menyuruh gue untuk download aplikasi tersebut, lalu meminta nomor handphone, dan yang terakhir mendaftar pada aplikasi tersebut bakal memecahkan berbagai masalah yang gue alami di kemudian hari.

Fasilitas seperti ini yang dibutuhkan oleh gue sebagai seorang mahasiswa, terlebih di waktu kepepet dan mendadak.

Misalnya sewaktu pergantian semester yang mana mahasiswa diwajibkan untuk membayar uang kuliah berdasarkan tanggal yang sudah ditentukan oleh pihak kampus. Kebetulan banget Bank BTN sebagai mitra dari kampus tempat gue kuliah, yang mana Bank BTN sebagai tempat pembayaran uang kuliah setiap semesternya.

Beruntunngnya gue nggak perlu repot-repot bawa uang kuliah sebanyak yang ditentukan dan dibayarkan ke teller Bank BTN, seperti mahasiswa yang lain yang bukan nasabah Bank BTN. Sewaktu pembayaran uang kuliah gue hanya perlu bawa buku tabungan yang gue miliki dan mengisi formulir pembayaran. Hal seperti ini yang dapat meminimalisir terjadinya kejahatan yang nggak kita duga sebelumnya. Atau nggak dengan menggunakan ATM Bank BTN depan kampus, itu pun kalau ATM-nya nggak ramai dengan mahasiswa yang tujuannya sama dengan gue dan mereka juga nasabah dari Bank BTN.

Hal berikutnya, kartu ATM Bank BTN sekarang sudah mendukung VISA, bagi yang sering berpergian atau traveling ke luar negeri. Dan tidak lupa juga kartu ATM Bank BTN sudah terintegrasi dengan atm-atm bank lain yang memiliki jaringan LINK, ATM Bersama, Prima, dan Plus. Dengan begitu nasabah Bank BTN yang ingin menarik uang dan kebetulan letak ATM Bank BTN cukup jauh dari tempat ia berada, maka ia dapat menarik uang dari atm-atm bank lain yang memiliki jaringan di atas.

Lalu gimana cara gue mengatasinya?
Kadang gue nggak sengaja tarik tunai hanya untuk beli pulsa, kalau dipikir ulang kayaknya percuma. Sebab seperti yang sudah gue bilang sebelumnya kalau nomor handphone gue sudah terintegrasi dengan aplikasi Bank BTN di handphone gue. Bahasa kerennya sih, mobile banking (m-banking). Maka kalau gue nggak menemukan ATM Bank BTN terdekat, gue akan menggunakan aplikasi tersebut untuk membeli pulsa.

Terlebih gue harus update seputar informasi-informasi yang selalu di­share di grup jurusan. Tapi tiba-tiba ada notification dari provider kalau paket internet sudah habis dan mager untuk pergi ke penjual pulsa. Maka gue akan menghubungkan sementara handphone gue ke wifi kosan, barulah gue membeli pulsa sesuai nominal yang dibutuhkan melalui aplikasi Bank BTN. Nggak sampai 5 menit, pulsa yang gue butuhkan sudah masuk.

Gue juga ingat beberapa hari yang lalu gue membeli tas secara online. Menurut gue pribadi, cepat atau lamanya barang yang kita pesan secara online bukan hanya bergantung pada pilihan paket pengiriman. Namun juga bergantung pada cepat atau lamanya kita sebagai pembeli untuk transfer uang ke penjual yang bersangkutan. Pilihannya hanya dua, yaitu: pergi ke ATM atau menggunakan aplikasi Bank BTN. Maka pilihan kedualah, pilihan yang tepat bagi gue. Selain menghemat tenaga, juga menghemat waktu, bukan? Karena transfer uang melalui aplikasi Bank BTN nggak sampai 5 menit sudah selesai, sisa waktunya bisa digunakan untuk duduk manis menunggu barang yang dipesan datang ke rumah.
Transaksi transfer ke nasabah bank lain melalui aplikasi Bank BTN.
Gimana kalau penjual meminta kita (sebagai pembeli) sebuah kertas bukti transfer?
Tenang saja, jangan khawatir. Bukan bank BTN kalau nggak hadir dengan solusi-solusinya. Sewaktu ingin konfirmasi transfer uang tersebut, tinggal screenshot aja. Lalu kirim ke penjual yang bersangkutan. Sebab bukti transfer melalui ATM dengan aplikasi ini sangatlah berbeda. Kalau ATM tercetak pada sebuah kertas kecil, maka pada aplikasi ini hanya berupa softcopy gambar.

Sebenarnya banyak banget keuntungan-keuntungnan yang gue dapat selama ini dan nggak gue sadari semenjak gue menjadi nasabah bank BTN. Terutama dalam beberapa hal berikut:
  1. Kemudahan dalam bertransaksi kapan pun dan di mana pun. Dengan semakin majunya teknologi, hal ini juga yang membuat Bank BTN terus berinovasi dan berbenah diri agar dapat memberikan pelayanan-pelayanan terbaiknya kepada seluruh nasabah Bank BTN. Saat ini pula kita nggak perlu untuk pergi ke ATM atau Bank BTN hanya untuk sekedar transfer, baik itu transfer uang ke rekening nasabah bank BTN yang lain atau ke rekening nasabah bank yang lain, lalu pembelian pulsa, top up Go-Pay, pembayaran listrik, tv berlangganan, atau SPP, seperti yang gue ceritakan di atas. Sekarang cukup dengan menggunakan aplikasi Bank BTN di handphone dengan bermodalkan koneksi internet agar dapat terhubung, kita sudah dapat melakukan berbagai transaksi.
  2. Menghemat waktu, seperti yang sudah gue bilang di atas kalau nggak sampai 5 menit transfer uang dan pembelian pulsa yang gue lakukan sudah selesai. Singkat memang dan berbeda kalau kita pergi ke ATM, belum tentu ATM tujuan kita kosong, kalau ada nasabah yang lain dan ada antrian? Maka, waktu yang dibutuhkan lebih dari 5 menit.
  3. Keamanan dalam bertransaksi, nah, ini juga hal yang penting. Seperti yang sudah-sudah kalau aplikasi Bank BTN yang tersedia di Playstore dan yang gue gunakan nggak sembarangan bisa digunakan. Karena aplikasi ini harus tersambung ke nomor handphone yang sudah terdaftar pada database nasabah Bank BTN. Lalu nggak lupa juga apikasi ini dilengkapi dengan password yang dapat kita sesuaikan dan kita ganti kapan saja. Berdasarkan pengalaman pribadi, kalau kita salah memasukkan password-nya, maka secara otomatis aplikasi ini akan mereset ulang dan agar dapat masuk serta bertransaksi lagi. Kita harus memasukkan password baru. Yang terakhir setiap kita ingin mengakhiri transaksi selalu ada jendela konfirmasi, yang mana meminta kita untuk memasukkan PIN kita sendiri. Gimana? Aman banget kan. Bisa dibilang aplikasi ini all in one, one for all. 😁
  4. Jaringannya luas, bukan hanya provider aja yang bisa memperluas jaringan internetnya. Tapi bank BTN juga memiliki jaringan yang luas. Terbukti dari kantor bank BTN yang menyebar seluruh Indonesia. Jadi, nggak khawatir kalau nggak ada uang di dompet. Hehehe...
Gimana sekarang? Yang sudah jadi nasabah Bank BTN tapi belum merasakan m-banking dengan menggunakan aplikasi Bank BTN melalui handphone, bisa datang ke kantor cabang Bank BTN terdetak untuk minta ke customer service-nya agar mengaktifkan m-banking di handphone kalian. Yang belum jadi nasabah Bank BTN, masih mikir layanan serta solusi apa saja yang dihadirkan oleh Bank BTN untuk kalian? 😊

Ngomong-ngomong juga, selamat ulang tahun untuk Bank BTN yang ke-67 😄🍰. Harapannya untuk Bank BTN, tetap memberikan pelayanan-pelayanan terbaiknya, maju terus, dan semoga bertambah nasabahnya serta nggak lupa juga inovasi-inovasinya untuk ke depannya. Amin. 😇




Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Bank BTN Blog Competition, yang diadakan oleh Bank BTN dalam rangka merayakan HUT yang ke-67.

Tulisan yang lainnya:

0 komentar

Berikan komentar dan saran yang baik-baik, dengan tetap menjaga kesopanan dan ingat Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE. Terima kasih :)