Tumbuh Bersama Blog

Rabu, April 09, 2014

Kelas VIII, Semester Genap, hari Rabu jam pelajaran ke 5 dan 6, Pak Amir selaku guru TIK gue memberikan kami (kelas VIII.2) tugas untuk membuat sebuah blog, bebas ingin menggunakan platform apa aja. Karena dulu gue masih gaptek banget, saat dikasih tugas kayak gini gue memilih untuk pasrah dan tawakal menunggu keajaiban datang. Daripada gue diam aja di depan layar lcd monitor di ruang komputer sekolah, akhirnya gue berjalan ke arah teman-teman gue yang lagi sibuk berkutat di depan layar lcd monitor juga. Gue langsung nimbrung dan duduk di sebelah Rafi yang sedang membuka blognya. Gue langsung minta tolong sama dia, untuk diajarin membuat blog. Setelah blog gue selesai kami disuruh menulis sebuah artikel di blog. Gue pun bergegas menulis artikel di blog, karena ini masalah nilai.

Beberapa hari kemudian, sehabis pulang sekolah di hari Jumat itu gue, Dion, Rafi, dan Rizky pergi ke rumah Rafi dengan tujuan untuk minta diajarin ganti template blog, kebetulan fasilitas di rumahnya Rafi lumayan, seperangkat komputer lengkap dengan akses internet, dan nggak lupa sebuah mushola di depan rumahnya.

Perjalanan dari sekolah ke rumah Rafi, harus diawali dengan berjalan kaki untuk bisa sampai di perempatan Jurang Mangu. Setibanya kami di perempatan Jurang Mangu, kami bingung harus naik apa untuk bisa sampai ke rumah Rafi, saat itu ada dua pilihan: 1) Naik angkot dan turun di pasar Arinda, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki atau kami menunggu untuk dijemput oleh Rafi lagi, dan 2) Naik ojek bonceng tiga.

Pertamanya kami merasa dilema, di mana kalau kami memilih pilihan pertama, berjalan kaki dari pasar Arinda menuju Pondok Kacang Prima, lumayan, bukan lumayan jauh, tapi lumayan bisa membuat betis kami berempat asam urat. Dan kalau kami menunggu untuk dijemput sama Rafi kasihan Rafinya, direpotkan duluan sama kami (gue, Dion, dan Rizky), ditambah dengan waktu yang kami punya nggak banyak. Akhirnya, kami memutuskan untuk naik ojek dengan metode 'cengtri' atau bonceng tiga sekaligus di atas satu motor.

"Bang, ojek." Rafi bertanya ke abang-abang tukang ojek. Karena dia sudah biasa naik ojek kalau pulang sekolah.
"Sendiri?"
"Berempat, 1 ojek 2 orang, Bang." Oke, kami memang mental anak sekolah yang nggak mau rugi, jadi kami saat SMP sudah diajarkan untuk hemat dalam semua hal.
"Oke deh." Abang-abang tukang ojek pun menyanggupi.
Tiba-tiba datang salah satu abang-abang tukang ojek yang lain.

"Ke mana?"
"PKP. Berapa, Bang?"
"10 ribu."
"7 ribu ajalah, Bang." Kata Rafi dengan memasang muka memelas.

Ternyata taktinya Rafi lumayan jitu juga. Kami naik ke atas motor abang-abang tukang ojek. Gue dengan Rafi satu motor, Dion dengan Rizky di satu motor yang lain.

Untungnya pada 2011 lalu belum ada yang namanya 'cabe-cabean' atau 'terong-terongan'. Andaikan aja sudah ada mungkin abang-abang tukang ojek yang kami tumpangi motornya bakal disangka sebagai raja terong-terongan, dan kami adalah rakyat-rakyatnya.

Sesampainya di rumah Rafi, kami disambut dengan keadaan rumahnya yang sepi. Rafi menyalakan komputernya, Dion langsung duduk di depan komputer, menunggu proses booting selesai, sedangkan gue dan Rizky memilih untuk beristirahat terlebih dahulu. Nggak beberapa lama kemudian, gue, Rafi, dan Rizky pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat Jumat berjamaah, sedangkan Dion tetap di rumah Rafi sambil bermain game.

Sehabis pulang shalat Jumat ada jeda sebentar. Kami makan siang terlebih dahulu, sebelum mulai mengutak-atik blog masing-masing. Sesudah makan siang kami langsung melaksanakan tujuan kami yang sebenarnya di rumah Rafi. Rafi membantu sekaligus mengajarkan kami untuk mengganti template blog. Gue ingat dulu template blog gue bertemakan teknologi, Dion dan Rafi bertemakan natural, sedangkan Rizky bertemakan otomotif. Di blog kami berempat hanya ada widget tulisan warna-warni berjalan, kalender, dan jam.

Mungkin, kalau Rafi mau dibilang sebagai guru blog dari gue, gue akui dialah guru blog gue pertama. Karena dia gue jadi tahu semua tentang dunia blog, karena dia gue jadi betah ngeblog sampai sekarang, meskipun dia sendiri nggak terlalu aktif ngeblog Blog dia cuma diisi dengan artikel-artikel tugas sekolahnya. Pada 2011, gue belum tahu satu orang pun blogger, termasuk Raditya Dika maupun Bena Kribo yang sudah terkenal sebelum gue tahu mereka. Awal gue ngeblog bukan karena gue suka menulis atau ingin menulis, tapi lebih tepatnya karena nilai tugas TIK.

Sepanjang tahun pertama gue ngeblog, gue belum terlalu berkomitmen untuk menulis artikel karena gue akui gue memang nggak suka menulis pada awalnya. Tapi alasan yang terkuat pada saat itu adalah, karena di rumah gue belum ada koneksi internet. Ini yang menjadi penyebab gue belum terlalu serius ngeblog pada tahun 2011.

Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, bergantinya hari demi hari, di tahun kedua gue ngeblog, gue mulai mendapatkan hidayah untuk mulai giat menulis artikel-artikel di blog. Secara nggak langsung karena gue yang lebih sering dan nyaman menulis artikel tentang keseharian yang gue alami mau di sekolah, di rumah, atau bahkan di tempat yang sedang gue jajah untuk gue nikmati segala fasilitasnya (koneksi wifi dan sebagainya). Hal ini yang membuat gue jadi suka bercerita tentang keseharian yang gue lalui dengan orang-orang di sekitar gue, sekaligus menjadikan blog ini sebagai blog yang genre 'personal'.

Bukan cuma mulai giat untuk menulis artike-artikel, di tahun kedua ngeblog, gue juga belajar untuk mencari gaya penulisan yang sesuai, yang enak, dan yang nyaman gue pakai, sekaligus yang cocok dengan karakter dari diri gue sendiri, dan gue berhasil menemukan gaya penulisan itu. Sampai detik artikel ini ditulis, gue tetap terus belajar untuk memperdalam gaya penulisan, sekaligus karakter dari diri gue sendiri. Alasan gue memperdalam gaya penulisan dan karakter dari tulisan gue, adalah karena gue pengin punya ciri khas sendiri dari diri gue sendiri, "Ini lho, gue, Hafizh."

Ciri khas itu penting lho, misalkan sewaktu-waktu artikel di blogmu di-copy-paste oleh orang yang nggak bertanggungjawab, kamu nggak usah repot-repot atas tindakan orang itu. Secara nggak langsung kalau orang-orang yang suka blogwalking dan baca artikel-artikel di blogmu, mereka akan ada dipihakmu kok, saat melihat artikelmu diambil oleh orang yang nggak bertanggungjawab itu. Intinya, ciri khas adalah bagian dari dirimu sendiri, sekaligus sebagai tanda pengingat.

Terkadang gue juga merasa takut kalau artikel gue ada yang copy-paste, tapi gue coba untuk berpikir positif aja. Karena segala tindakan yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan nanti, dan kalau kamu berani mengambil tindakan kamu juga harus berani menerima segala risikonya. Kadang, masih banyak di antara kita yang terlalu egois dan nggak mau melihat dari dua sisi. Misalnya saat kamu mengambil artikel dari blog orang lain, apa yang kamu pikirkan saat itu?

"Yang penting blog ramai."

"Banyak yang komentar."

"Traffic blog naik."

Tetapi, kamu nggak melihat ke sisi yang lain, apa yang akan terjadi setelah kamu mengambil artikel blog orang lain itu, kamu akan di-judge, kamu juga akan dipandang sebagai 'tukang copy-paste', nama dan blog kamu juga jadi nggak bagus lagi. Coba deh untuk membiasakan yang benar, dan nggak membenarkan yang biasa kamu lakukan.

Dari dalam hati kecil gue, jujur, lebih baik artikel gue banyak yang nggak suka karena jelek, daripada artikel bagus dan banyak yang suka, tapi itu bukan hasil pemikiran, ide, dan gagasan sendiri alias hasil copy-paste dari blog orang lain.

Selama ini gue sudah banyak blogwalking ke blog-blog di dalam forum dan komunitas blog yang gue ikuti, jujur, dari dalam hati kecil juga, gue lebih suka sama orang yang menulis artikel-artikel di blognya murni dari pemikiran, ide, dan gagasannya sendiri, meskipun itu hanya artikel iseng, meskipun blognya jarang di-update, dan belum banyak yang kunjungi, daripada blog yang sering di-update, artikel yang copy-paste, sekaligus pengunjung yang melimpah.

Kembali ke topik, selain dari hal-hal yang gue lakukan di atas selama di tahun kedua ngeblog. Gue juga mulai belajar untuk mengutak-atik template blog sendiri. Mulai dari template blog yang sederhana dan gue buat ribet, sampai template blog yang ribet dan gue buat jadi sederhana. Proses gue belajar mengutak-atik template blog, dimulai dengan menghapus elemen-elemen yang kecil-kecil terlebih dahulu, lalu berlanjut menghapus elemen-elemen yang besar-besar. Setelah itu gue mulai belajar mengganti warna template blog yang gue download dari penyedia template blog. Kemudian gue juga belajar mengganti font blog yang gue ambil dari Google Font. Proses gue belajar mengutak-atik template blog, nggak semulus yang kamu bayangkan, apalagi semulus paha pramugari, tentu jelas nggak. Karena beberapa kali template blog mengalami kesalahan, kode HTML yang kehapus dan bingung gimana cara mengembalikannya lagi, karena kebetulan belum di-back up juga, dan lain-lain.

Setelah buku pertama gue kelar gue kerjakan, gue mulai aktif menulis artikel-artikel di blog lagi. Di tahun ketiga gue ngeblog, blog ini sempat beralih fungsi untuk sementara waktu menjadi tugas TIK, dan kali ini gue seperti deja vu, karena ini masalah nilai lagi. Untuk mendapatkan nilai tambahan dari tugas TIK, artikel minimal 5 dan blog diwajibkan ada yang komentar. Karena waktu itu gue nggak terlalu aktif di forum blogger yang gue ikuti, akhirnya gue mengajak teman sekelas untuk bekerja sama untuk main komentar-komentaran di blognya masing-masing, tetapi kerja sama ini nggak berjalan dengan semestinya, sampai tugas TIK ini selesai, nggak ada satu pun teman sekelas gue yang komentar di blog ini.

Di tahun keempat gue ngeblog, tahun ini, gue resmi untuk lebih fokus ngeblog, dengan cara membeli domain .com, sekaligus menetapkan judul yang cocok untuk blog ini.

Photobucket
Oh, iya, artikel ini gue tulis untuk gabung dengan komunitas blogger personal yang pengurus dan anak-anaknya kece-kece nih, komunitasnya apa lagi kalau bukan Blogger Energy Alasan gue ingin bergabung dengan Blogger Energy, karena gue pengin nambah teman, nambah ilmu juga, nambah pengalaman, dan alasan yang lainnya karena gue mau berbagi cerita dengan teman-teman dari Blogger Energy.

Sekian dulu artikel tentang gue bersama blog ini. Jangan lupa meninggalkan komentarmu ya, kalau ada masukan, dan saran-saran, ataupun yang lainnya, langsung aja di kotak komentar ya! Yang mau cerita tentang diri kamu dan blogmu, juga nggak apa-apa kok.

Tulisan yang lainnya:

28 komentar

  1. Wah, udah lama juga ya ngeblognya.
    Btw, sekarang masih banyak blog copas? Jarang lihat nih soalnya hehe :v
    Oya semoga tambah maju blognya, sukses!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya hehe.. banyak keuntungannya kalo udah ngeblog lama gini :D
      Masih banyak kok, coba cari aja :)
      Ami. Makasih ya! ^^

      Hapus
  2. salam kenal, selamat bergabung di BE
    makin semangat ngeblognya
    jangan lupa pasang banner BE di blog ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga kak Edotz :D
      Makasih kak sambutannya :D
      Sip deh ;))

      Hapus
  3. Selamat gabung di BE yaaa. Sukses terus bos^^

    BalasHapus
  4. Hehehe, iya nih panjang, kamu juga pasti lebih panjang deh kayaknya sejarah ngeblognya :D

    Makasih ya ^^

    BalasHapus
  5. Kebanyakan yg copy paste itu blog tutorial..kalo blog personal jarang deh,jadi jangan khawatir :D
    semangat terus :)

    BalasHapus
  6. kalo soal komentar biasanya temen2 di forum/grup blogger lebih intens komen daripada temen yang cuma bewe aja. ini menurutku sih. soalnya mereka biasa interaksi bareng. tetap semangat ngeblognya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, menurutku juga seperti itu kok :D
      Makasih semangatnya! ^^

      Hapus
  7. wah sama dong aku juga dari smp mulai ngeblognya dari tahun 2009an lah (ketauan lebih tua)
    okeee welcome to BE ya adiksss!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti kakak sesepuh blogger ya? Hihihi ^^
      Makasih kak! ^^

      Hapus
  8. Sama, kak. Berawal dari tugas juga. :)

    BalasHapus
  9. orang tangerang ya? sekolah di mana emang? kpk sama kaya gue guru TIK nya namanya pak amir.
    BTW salam kenal, gue juga baru bergabung di BE kemarin :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tangerang. SMA 5 Tangsel. Itu guru waktu kelas 8 SMP :D kebetulan sekolah di SMP 12 Tangsel. Salam kenal juga :)

      Hapus
  10. setuju banget sama yang bahas orang yang suka copas, sedangkan kita, termasuk saya masih sering copas, apalagi bahan buat kuliah.

    Selamat datang di BE, salam kenal, semoga betah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama. Masih suka copas juga kalo tugas sekolah hehe..

      Hapus
  11. Masih belum telat kan aku nyambut kedatangan salah satu anggota baru BE? Welcome to BE yahhh.. Moga betah n makin semangat ngeblognya. Jangan kaya SAYAA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum kok, masih terbuka sampai kapan aja :D
      Makasih ya hehehe... ^^

      Amin o:)

      Hapus
  12. wah lama ya blognya.. aku juga, tapi baru kenal blogger tahun lalu. heuheu :D
    selamat datang di blogger energy semoga betah yak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, alhamdulillah sampai sekarang masih bertahan dan masih betah ngeblog :D
      Makasih ya ^^ Kalo ngeblog betah, pasti gabung sama blogger energy tambah betah dong ^^ kan banyak semangatnya! :D

      Hapus
  13. Wuihhh salam kenal kaka Hafizzzzhh....
    Keren blognya.. wuiiii udah lama juga jadi blogger aku baru 1 tahun hehe
    mohon bantuannya kaka :)'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga Palli :D
      Makasih ya! ^^
      Semangat ngeblognya ya! :D

      Hapus
  14. Ah, ternyata ceritanya panjang banget ya hahaha. Setelah beli domain biasanya langsung semangat lho nulis-nulis di blog lagi ya. Salam kenal hafizh :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya kak :) Bener banget itu, karena sayang-sayang udah beli domain mahal-mahal tapi blog nggak diurusin lagi. Rugi banget.

      Salam kenal juga kak Ashima :)

      Hapus
  15. Jamban Blogger kapan nih ditulis disini hahaha :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jamban blogger dapet bagian kok mas Hena :D

      Hapus

Berikan komentar dan saran yang baik-baik, dengan tetap menjaga kesopanan dan ingat Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE. Terima kasih :)